Tips Mengelola Keuangan Keluarga (jalan samping)

Untuk menghindari masalah dalam rumah tangga, kita harus tahu tips mengelola keuangan.

VIVANews - Sebagai pasangan baru Anda dan pasangan pasti masih harus banyak melakukan penyesuaian termasuk dalam mengelola keuangan keluarga. Uang memang harus dikelola dengan baik, karena jika tidak nantinya bisa menimbulkan masalah dalam keluarga Anda.

Bahkan menurut Dr. Judy Kuriansky, penulis The Complete Idiot’s Guide to a Healthy Relationship, uang adalah salah satu dari tiga hal yang merupakan sumber masalah dalam sebuah keluarga. Dua sumber lainnya adalah seks dan pengasuhan anak.


Dr. Judy memberikan tips bagaimana mengelola keuangan keluarga. Tips ini bisa Anda intip, tentunya untuk menghindari masalah keuangan yang bisa muncul kemudian hari.

1. Uang untuk merayakan hari besar. Perayaan hari besar baik hari raya keagamaan, ulang tahun atau hari istimewa lainnya pasti membutuhkan sejumlah uang. Anda pasangan harus sepakat seberapa besar uang yang dialokasikan untuk merayakannya. Tentunya dengan mempertimbangkan keperluan pokok, sehingga uang yang dikeluarkan untuk hari raya tidak menggangu anggaran pokok lain.

2. Pengangguran, atau pemberhentian sementara. Status penggangguran atau diberhentikan sementara secara otomatis menimbulkan masalah keuangan. Selain itu, tentu saja berpengaruh pada menurunnya rasa percaya diri dan menimbulkan emosi mudah terpancing. Jika hal tersebut melanda Anda atau pasangan sebaiknya diskusikan langkah-langkah penghematan yang bisa diambil. Hal itu untuk menghindari terjadinya pertengkaran yang di picu perbedaan pendapat dalam pengeluaran.

3. Promosi, dan kenaikan gaji. “Promosi dan kenaikan gaji pun bisa menjadi sumber masalah dalam keluarga,” kata Dr Judy. Anda dan pasangan harus membuat rencana keuangan agar uang yang kelebihan uang yang masuk bisa digunakan dengan baik dan tidak terbuang percuma tanpa bekas.

4. Kebutuhan anak-anak, hiburan, pendidikan dan rekreasi. Kebutuhan tersebut adalah tentunya harus dipenuhi, dan jangan mengabaikan kebutuhan rekreasi dan hiburan, Karena hal itu bisa mendekatkan Anda dan anak-anak. Untuk itu, buatlah anggaran untuk rekreasi dan liburan bersama keluarga. Ajarkan juga anak-anak untuk mengelola uang jajan mereka.

5. Rumah, mobil, apartemen. Ketika membeli rumah, mobil atau barang mewah lainnya sebaiknya pikirkan tidak hanya masalah materi tetapi juga emosi. Pengeluaran yang besar tentu berimplikasi pada banyak hal termasuk pengeluaran Anda selanjutnya. Untuk itu, jangan membuat keputusan yang hanya memikirkan diri sendiri saja, pertimbangkan juga kepentingan pasangan.

• VIVAnews

sumber : http://kosmo.vivanews.com/news/read/54310-tips_mengelola_keuangan_keluarga

Belajar dari Kegagalan (jalan samping)

Jika kita baru saja mengalami kegagalan dan kita berpikir bahwa kita adalah manusia yang paling gagal di dunia, kita harus membuka mata kita lebar-lebar dan mulai melihat dunia di mana terdapat ribuan orang yang pernah mengalami kegagalan yang lebih buruk dari yang kita alami namun mereka berhasil melewati masa-masa sulit mereka menuju kepada keadaan yang lebih baik lagi.

Sebagai contoh adalah Nelson Mandela yang pernah menjadi tahanan politik selama lebih dari 15 tahun mendekam di penjara, namun saat ini kita semua tahu ia telah menjabat kedudukan sebagai seorang presiden. Contoh lain adalah seorang fisikawan yang sangat genius dan ternama Stephen Hawkings dengan kondisi tubuhnya yang nyaris lumpuh total dan dapat berjalan hanya karena bantuan kursi roda namun ia tetap memberikan banyak kontribusi dalam bidang ilmu pengetahuan fisika yang sangat berguna dan banyak dikagumi oleh ilmuwan-ilmuwan kelas dunia sampai saat ini. Dan masih banyak lagi contoh orang yang telah mengalami banyak sekali penderitaan dan percobaan baik itu berupa cacat fisik, cacat mental, banyak mengalami kegagalan, kejadian-kejadian buruk yang menimpa dirinya, dan sebagainya. Namun mereka tetap survive alias bertahan hidup dan tidak menyerah begitu saja terhadap keadaan mereka.
Jika mereka semua dapat tetap survive, mengapa kita tidak? Bukankah kondisi kita saat ini mungkin masih lebih baik dari kondisi mereka sekarang? Bukankah kita saat ini masih memiliki suatu tujuan yang ingin kita raih?
Kita harus percaya bahwa kita sebagai manusia masing-masing telah diberikan potensi untuk tetap survive dalam kondisi yang sesulit apa pun oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Sehingga jika kita mau menggunakan potensi tersebut kita pasti akan dapat melalui kesulitan demi kesulitan yang kita hadapi. Karena seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa kita sebagai manusia tidak mungkin akan selalu mengalami hal-hal yang menyenangkan, suatu saat kita pasti akan mengalami hal-hal yang menyedihkan hati kita, begitu pula sebaliknya. Dan pada saat itulah kita harus mengaktifkan potensi survive yang kita miliki. Dengan penuh keya-kinan kita harus percaya bahwa kita akan dapat mencapai kondisi yang menyenangkan hati kita.
Perisitiwa yang menyenangkan dan menyedihkan hati kita akan terjadi secara bergantian terhadap diri kita seperti dunia kita yang selalu berputar mengelilingi matahari pada orbitnya sehingga kita mengalami siang dan malam. Siang dan malam sama-sama memiliki makna yang positif bagi kita di mana pada saat siang kita bisa bekerja dengan baik dan malam merupakan waktu yang tepat untuk istirahat. Demikian pula kesenangan yang kita rasakan merupakan suatu momen yang membuat kita merasakan cinta dan kedamaian sedangkan kesedihan yang kita rasakan menjadi saat yang tepat bagi kita untuk melakukan introspeksi dan perbaikan terhadap diri kita dan lebih menghayati apa arti hidup ini serta membuat kita ingat kepada pencipta kita.
Seseorang yang pernah mengalami kegagalan diharapkan untuk belajar dari kesalahannya tersebut dan tidak mengulangi kesalahan yang sama untuk yang kedua kalinya maupun untuk yang ke sekian kalinya. Dengan demikian setiap kali seseorang melakukan kesalahan yang berbeda, ia akan belajar dari setiap kesalahannya tersebut dan menjadi lebih baik lagi sampai suatu saat ia akan berhasil meraih keberhasilan dalam hidupnya.
Dunia saat ini sudah mulai membuka mata terhadap setiap kita yang pernah melakukan kesalahan yang tidak disengaja dan memberikan penghargaan terhadap kesalahan yang pernah kita lakukan karena pengalaman membuat kesalahan tersebut bermanfaat untuk memperbaiki diri kita (membuat diri kita menjadi lebih baik) maupun mencegah orang lain melakukan kesalahan yang sama yang pernah kita lakukan. Sebagai contoh nyata dapat dilihat pada beberapa perusahaan raksasa dan ternama di Amerika Serikat yang mulai mengangkat staf barunya khusus para karyawan yang dikeluarkan dari perusahaan lamanya karena mereka pernah melakukan kesalahan-kesalahan tertentu. Tujuan perusahaan melakukan hal demikian yaitu mereka ingin mendapatkan pengalaman dan pelajaran yang berharga dari kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan di perusahaan tempat para calon karyawan baru tersebut bekerja sebelumnya. Sehingga dengan demikian diharapkan kesalahan yang sama tidak akan terjadi pada perusahaan yang bersangkutan sekarang, dan karyawan baru tersebut dapat menghindari kesalahan yang mungkin bisa terjadi seperti di perusahaan terdahulu. Perusahaan-perusahaan seperti ini biasanya memegang teguh prinsip bahwa melakukan kesalahan yang bukan disengaja adalah sesuatu yang wajar yang dapat terjadi pada semua orang. Dan memang pada kenyataannya tidak ada satu orang pun di dunia ini yang tidak pernah berbuat kesalahan.
Kegagalan adalah merupakan suatu reaksi positif dari usaha kita mencoba sesuatu. Mengapa reaksi positif? Karena dari kegagalan, kita sudah memiliki modal berupa pengalaman melakukan hal yang salah sehingga kita tidak akan mengulanginya kembali di lain waktu.
Agar kita tidak berlarut-larut hanyut dalam kegagalan, kita harus selalu mengusahakan untuk mencari makna positif dari setiap kegagalan yang menimpa kita sehingga bisa menjadi pelajaran bagi kita yang mengalaminya. Kita harus percaya bahwa seburuk-buruknya kegagalan yang kita alami, tetap terdapat makna positif yang bisa kita petik dan kita jadikan pedoman bagi tindakan berikutnya.
Salah satu contoh kisah hidup seseorang yang pernah mengalami kegagalan secara cukup signifikan adalah Soichora Honda yang kurang berhasil dalam dunia pendidikan di sekolahnya karena terlalu banyak melamun dan mereka-reka aneka penemuan genius, fisiknya lemah dan tidak tampan, sering mengalami kerugian dalam menjalankan usahanya dan nyaris bangkrut berkali-kali, namun ia tetap survive dan bahkan ia dapat membuktikan dirinya sebagai seorang yang sukses dalam mewujudkan impian-impiannya dan dikenang sampai saat ini melalui brand sepeda motor Honda yang memegang peranan sebagai pemimpin pasar di kelasnya.
hidup, cara bertindak, dan sebagainya. Perubahan-perubahan ini biasanya dapat menjerumuskan mereka ke dalam kejatuhan dan kegagalan. Dengan kata lain seseorang yang telah berhasil biasanya cenderung untuk menjadi sombong, tidak mau belajar dari orang lain, merasa bahwa dirinya adalah yang paling benar dan pandai, meremehkan orang lain, dan serakah. Sikap-sikap seperti inilah yang kebanyakan membuat orang-orang berhasil dan sukses masuk ke dalam jurang pencobaan dan menemui kegagalan dan kehancuran. Oleh karena itu apabila kita suatu saat telah menjadi orang yang sukses, kita harus waspada dan sering-sering mengintrospeksi diri karena perubahan-perubahan sikap yang kita alami baik secara langsung maupun tidak langsung dapat membawa kita kepada kejatuhan dan kegagalan.
Sebaliknya kegagalan yang berkali-kali dialami seseorang dapat mendidik orang tersebut menjadi lebih tangguh dan lebih tangguh lagi karena ia banyak belajar dari kegagalan yang dialaminya. Dan apabila ia semakin bertekun bukan tidak mustahil ia akan berhasil meraih kesuksesan dan keberhasilan yang gemilang.
Sebagai manusia tentu kita memiliki perasaan dan emosi. Pada saat kita melakukan kesalahan ataupun kegagalan yang menurut kita sangat mengecewakan dan memalukan diri kita, tentu kita dapat merasa kesal, sedih, dan bingung. Tidak jarang pula kita mungkin marah terhadap diri kita sendiri. Jika kita memang merasakan hal yang demikian, kita berhak meluapkan kesedihan kita sejenak dengan menangis, menceritakan kekesalan maupun kesedihan kita kepada keluarga kita ataupun sahabat yang kita percayai, mungkin juga berteriak dengan keras di suatu lapangan rumput yang luas atau berbagai ekspresi kekesalan maupun kesedihan kita lainnya yang wajar dan tidak merugikan pihak lain.
Namun kita tidak boleh terus-menerus terlarut dalam situasi dan kondisi seperti itu. Kita tidak boleh terus-menerus menangisi keadaaan kita, kita juga tidak boleh terus-menerus marah terhadap diri kita dan mengatakan bahwa kita adalah orang yang paling bodoh dan paling gagal sedunia. Kita tidak berhak mengklaim diri kita seperti itu karena masih banyak orang yang lebih gagal dari kita yang tidak kita ketahui, selain itu juga perbuatan tersebut akan menghalangi kita meraih kesuksesan yang sedang menanti untuk kita raih. Kita harus sesegera mungkin membebaskan diri dari perasaan tersebut, bangkit kembali dan mencoba melakukan tindakan-tindakan perbaikan.

Semangat Terus Maju (jalan samping)

Semangat Terus Maju

Untuk mencapai prestasi tertinggi kita harus memiliki semangat maju terus,

Thomas Alfa Edison pernah berkata every wrong attempt is a one step forward yang artinya setiap usaha yang gagal adalah satu langkah maju. Salah satu kunci utama untuk mencapai prestasi tertinggi adalah semangat pantang menyerah atau maju terus.

Cerita sukses kali ini saya kutip dari seorang yang tegar menghadapi tantangan demi mencapai impiannya yang bernama Sir Edmund Hillary orang pertama yang berhasil menaklukan gunung yang tertinggi di dunia Mount everest di tahun 1953.

Sebelum menjadi pendaki gunung Edmund Hillary adalah seorang yang mengumpulkan lebah di Auckland, Selandia Baru akan tetapi sejak kecil ia sudah mempunyai jiwa berpetualang yang tinggi dan ingin mendaki gunung yang tinggi.

Sejak dia berumur belasan ia telah melatih dirinya secara fisik maupun mental untuk dapat mengatasi tantangan yang akan dihadapi ketika mendaki gunung gunung tersebut.

Dalam keberhasilannya menjadi seorang pendaki kelas dunia tentu saja tidak datang begitu saja, ia mengalami berbagai kegagalannya sebelum akhirnya berhasil menaklukan Mount Everest.

Cerita suksesnya yang menarik adalah ketika ia memberi semangat kepada rekannya untuk memulai kembali setelah mengalami berbagai kegagalan berturut turut ditahun 1951-1952. Tepat setahun sebelum keberhasilannya, Edmund hillary mengumpulkan rekan rekannya yang kecewa karena kegagalan mereka dalam menaklukan Mount Everest akibat cuaca yang buruk. Malam itu dia berpidato dan tepat dibelakangnya terdapat sebuah lukisan mount everest, dengan lantang Edmund Hillary berkata pada rekannya�.

"Wahai Mount Everest tahun ini kami memang belum bisa menaklukan kamu namun tahun depan kami pasti akan datang kembali untuk menaklukanmu. Kami yakin kami pasti bisa karena tahun depan kami akan lebih baik dan lebih besar dari kamu dan kamu masih tetap akan sebesar ini dan tidak akan berkembang lagi. Dan betul pada th 1953 dengan persiapan yang lebih matang lagi akhirnya Sir Edmund Hillary berhasil menaklukan gunung yang tertinggi Mount everest.

Apa yang bisa kita petik dari pengalaman Edmund Hillary? Apa yang akan kita katakan pada kegagalan kita? Apakah kita akan tumbuh lebih besar dari pada masalah kita ataukah malah mengecil karena masalah tersebut?

Otot manusia hanya akan tumbuh lebih besar apabila diadu dengan beban yang besar, beban yang kecil tidak akan membuat otot manusia berkembang maksimal, sama halnya pula dengan kehidupan kita. Kita harus tumbuh lebih tumbuh lebih besar daripada masalah.

Salam Outstanding..

sumber: http://www.inilah.com/berita/tips-sukses-tommy-siawira/2009/05/28/110643/semangat-terus-maju/

Langkah Jitu untuk Menjadi Kreatif (jalan samping)

Kreatifitas adalah cara mengapresiasikan diri kita terhadap suatu masalah, dengan menggunakan berbagai cara yang datang secara spontanitas yang merupakan hasil dari pemikiran kita. Kreatifitas bisa disalurkan dengan berbagai cara, diantara nya dengan membuat karya-karya seni yang mengandung nilai-nilai estetika atau keindahan. Kreatifitas bisa muncul karena adanya dorongan di dalam diri kita untuk berkarya.


Seringkali kita menyebut seseorang yang pandai menulis atau berhasil membuahkan hasil karya seni lukis, sebagai seorang yang kreatif. Namun sebenarnya, yang disebut kreatifitas sejati, lebih baik dari apa yang dapat kita definisikan. Pada dasarnya, kreatifitas tak hanya dapat dilihat dari inovasi yang diciptakan oleh seorang penemu yang giat menciptakan hal-hal baru. Bahkan, kemampun mengatur waktu bagi seorang ibu yang memiliki tiga anak, juga dapat disebut kreatifitas. Jadi, sebenarnya kita semua dapat jadi seorang yang kreatif asalkan tidak menutup pintu kreatifitas kita sendiri. Lima langkah agar kita dapat membuahkan kreatifitas:

Langkah Pertama– Buat pilihan untuk jadi kreatif. Pertama, Anda harus menghapus pandangan tentang kretaif yang telah tertanam dalam kepala Anda, sebab, kalau masih memikirkan kreatif dalam artian sempit, akan sulit bagi Anda untuk membuka pintu kretifitas. Bangun tekad dalam pilihan Anda ini dan petakan definisi kreatif dari diri Anda sendiri, sertai pula dengan semua kriterianya guna mempermudah pencapaian. Ekspresikan kreatifitas Anda dalam salah satu saluran tradisional (seni, musik , puisi dsb), atau lebih bagus lagi jika Anda menemukan cara baru Anda sendiri.

Langkah Kedua– Perluas cakrawala Anda. Kreatifitas biasanya tak datang dari wilayah yang telah Anda kenal. Menumbuhkan imajinasi kadangakala mengharuskan kita untuk memperluas cakrawala, namun seringkali untuk memulainya, kita tak pernah mengambil resiko keluar dari zona aman kita sendiri. Anda mungkin bisa memulai dengan mengunjungi tempat-tempat yang berbeda, misalnya mengunjungi kota yang berbeda, atau bahkan toko atau tempat makan yang berbeda dari biasanya. Pelajari sesuatu yang baru. Kalau perlu ikutlah kursus dan bangun ketrampilan dalam bidang yang berbeda. Dan itu semua akan merangsang daya imajinasi Anda untuk berkreasi.

Langkah Ketiga– Buatlah langkah berani. Salah satu bagian dalam mengeksplorasi kreatifitas adalah mengambil sebuah kesempatan dan berani bertindak. Sisi tambahannya, ada banyak aturan di sini, jadi semua usaha tak akan sia-sia dan membawa keutungan.

Langkah Keempat– Harapkan sedikit kegagalan....dan jadikan dorongan untuk maju. Salah satu alasan utama menutup pintu kreatifitas adalah adanya ketakutan akan kegagalan. Sekali jatuh, atau bahkan mungkin beberapa kali, tak membuat Anda lebih nyaman dalam meghindari kegagalan. Jika ini benar, tak satupun dari kita yang melakukan usaha belajar berjalan. Banyak dari inovasi mengagumkan di dunia ini bermula dari 'kegagalan.' Bahkan Thomas Edison harus melakukan usaha 50.000 kali hingga ia berhasil menemukan baterei alkalin yang masih kita gunakan hingga kini.

Langkah Kelima– Kenali pencapaian Anda. Seringkali, kita semua melakukan kreatifitas atau membuat sesuatu yang baru, dan saat seseorang memberi pujian, kita lebih senang mengelaknya. Jangan memandang rendah setiap hasil yang Anda capai, bahkan meskipun itu hanya sedikit peningkatan. Jika Anda terus mengelak hasil usaha yang Anda capai, itu dapat menutup pintu kretifitas Anda. Jika Anda membuat sebuah kemajuan, yakinkan Anda menghargaiitu, bahkan kalau perlu rayakan bersama teman atau keluarga.

sumber: http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=10186

MENJADI KREATIF & PRODUKTIF (jalan samping)

Ketika kita mendengar kata kreativitas, seringkali yang muncul di benak kita adalah para penulis, pelukis, penyair, musisi – para seniman yang bergerak di dunia seni. Padahal kreativitas mencakup hal-hal yang lebih luas, misalnya: mengelola bisnis yang berkembang pesat, meningkatkan nilai penjualan produk kita, melakukan negosiasi bisnis, menyusun program komputer, menjadi orang tua yang inovatif, memiliki hidup yang menyenangkan dan membahagiakan, semuanya memerlukan tingkatan tertentu kreativitas. Kreativitas dan saat-saat penuh inspirasi merupakan hal yang sangat penting bagi segala aspek yang kita lakukan dalam hidup ini – hubungan, keluarga, bisnis, pekerjaan, dan komunitas sosial.


Pengelola rubrik:
Aribowo Prijosaksono dan Roy Sembel

Aribowo Prijosaksono (email:aribowo_ps@hotmail.com) dan Roy Sembel (http://www.roy-sembel.com) adalah co-founder dan direktur The Indonesia Learning Institute – INLINE (http://www.inline.or.id), sebuah lembaga pembelajaran untuk para eksekutif dan profesional.

Kita semua dilahirkan dengan potensi kreativitas. Salah satu ciri yang membedakan manusia dengan ciptaan Tuhan yang lain adalah kreativitas kita atau kemampuan kita mencipta. Hal ini merupakan sifat hakiki kita sebagai manusia dan merupakan bagian dari siapa kita. Kreativitas merupakan instink kita yang terbawa sejak lahir. Sebagaimana yang pernah kita bahas dalam edisi Mandiri 18, bahwa sesungguhnya alam telah mengajarkan kita untuk menjadi kreatif.
Segala sesuatu di dunia ini dibuat atau dibentuk dari sejumlah kecil unsur. Misalnya dalam ilmu fisika dikenal bahwa semua zat dibentuk dari partikel proton dan elektron. Dalam kimia kita ketahui bahwa berbagai jenis bahan kimia terbentuk dari senyawa karbon dan hidrogen. Lebih jauh lagi kita ketahui pula bahwa semua perhitungan yang rumit dalam matematika, statistika maupun akuntansi keuangan, pada dasarnya terdiri hanya sepuluh lambang angka. Berbagai karya tulisan, sastra dan ilmu pengetahuan tersusun dari hanya 26 alfabet! Demikian halnya musik baik itu berupa musik klasik, rock n roll, new wave, pop tercipta dengan sebuah harmonisasi yang indah dari 7 nada dasar.
Pelajaran apa yang dapat kita petik dari semua ini? Jawabannya adalah kreativitas. Kita dapat menciptakan banyak hal dari sumber daya yang terbatas dengan melakukan proses kreativitas. Kreativitas berasal dari kata dasar kreatif yang memiliki akar kata to create yang artinya mencipta. Inilah sesungguhnya Kuasa yang diberikan oleh Tuhan (ingat bahwa we are given the authority to use the Power of God – Kita diberikan wewenang untuk menggunakan Kuasa Tuhan). Inilah yang membedakan manusia dengan ciptaan Tuhan yang lainnya. Kita diberi kemampuan untuk mencipta, termasuk menciptakan realitas baru dalam kehidupan kita. Sehingga apa pun situasi atau keterbatasan kita, kita memiliki potensi untuk menciptakan berbagai hal, termasuk keberhasilan dan kebahagiaan dalam hidup ini. Kita tidak memerlukan banyak sumberdaya untuk dapat menciptakan banyak hal yang memberi arti bagi kehidupan.
Oleh karena itu penting sekali bagi kita untuk mulai belajar mengembangkan kreativitas dalam diri kita. Seorang anak kecil dapat membuat berbagai macam bentuk dari misalnya 50 potongan lego. Demikian halnya telah jutaan bahkan milyaran penemuan manusia yang berasal dari unsur-unsur yang terbatas atau sederhana. Penemuan roda yang berbentuk lingkaran misalnya telah menyebabkan terciptanya ribuan bahkan jutaan produk seperti mobil, kereta api, sepeda, ban berjalan, dan sebagainya.
Sebelum kita lebih jauh membahas tentang kreativitas, ada baiknya kita mengetahui bagaimana proses atau cara berpikir kita, sehingga kita bisa mengoptimalkan cara otak kita memproses informasi dan kemudian menemukan jalan untuk memecahkan masalah maupun memunculkan gagasan-gagasan tertentu.

Perilaku dan Cara Berpikir
Sistem identifikasi gaya belajar Visual-Auditory-Kinestetik yang pernah kita bahas dalam Mandiri edisi 40 (tentang membaca dengan efektif) membedakan bagaimana kita menyerap informasi. Sedangkan untuk menentukan dominasi otak dan bagaimana kita memproses informasi, kita dapat menggunakan model yang dikembangkan oleh Anthony Gregorc, seorang pakar bidang pendidikan dan pengajaran di Universitas Connecticut. Menurutnya ada dua kemungkinan dominasi otak, yaitu: persepsi konkret dan abstrak, dan kemampuan pengaturan secara sekuensial (linear) dan acak (nonlinear).
Kedua kemungkinan dominasi otak ini dapat dipadukan menjadi empat kombinasi kelompok yang disebut dengan cara berpikir kita. Gregorc menyebut model cara berpikir ini: sekuensial konkret, sekuensial abstrak, acak konkret, acak abstrak. Orang yang termasuk dua kategori ”sekuensial” cenderung memiliki dominasi otak kiri (logis, analitis, sekuensial, linear dan rasional), sedang orang-orang yang berpikir secara ”acak (random) biasanya termasuk dalam dominasi otak kanan (acak, tidak teratur, intuitif dan holistik).


Pemikir Sekuensial Konkret
Pemikir sekuensial konkret memperhatikan dan mengingat detail dengan lebih mudah, mengatur tugas dalam proses tahap demi tahap, dan berusaha mencapai kesempurnaan. Mereka selalu memecahkan masalah, dan mengambil keputusan berdasarkan fakta atau kenyataan dan mengolah informasi dengan cara yang teratur, linear, dan sekuensial. Bagi para sekuensial konkret, realitas terdiri dari apa yang mereka ketahui melalui indra fisik mereka, yaitu: indra penglihatan, peraba, pendengaran, perasa dan penciuman. Mereka memperhatikan dan mengingat realitas dengan mudah, dan mengingat fakta-fakta, informasi, rumus-rumus, dan aturan-aturan dengan mudah. Orang sekuensial konkret selalu mengatur tugas-tugas menjadi proses tahap demi tahap dan berusaha keras untuk mendapatkan kesempurnaan pada setiap tahap. Mereka menyukai prosedur baku dan pengarahan. Karena kebanyakan dunia bisnis diatur dengan cara ini, mereka menjadi profesional bisnis yang sangat baik.
Berikut ada beberapa kiat bagi orang-orang sekuensial konkret: (1) atur atau rencanakan minggu atau hari-hari anda secara realistis, (2) pastikan anda mengetahui semua detail yang anda butuhkan untuk menyelesaikan tugas, (3) tentukan deadline dan pecah tugas anda menjadi beberapa tahap, (4) aturlah lingkungan kerja anda sehingga nyaman dan tentram.

Sekuensial Abstrak
Realitas bagi pemikir sekuensial abstrak adalah dunia teori metafisis dan pemikiran abstrak. Mereka suka berpikir dalam konsep dan menganalisis informasi. Proses berpikir mereka logis, rasional dan intelektual. Aktivitas favorit pemikir sekuensial abstrak adalah membaca, dan jika suatu proyek perlu diteliti, mereka akan melakukannya dengan mendalam. Mereka ingin mengetahui sebab-sebab di balik akibat dan memahami teori serta konsep. Para pemikir sekuensial abstrak biasanya adalah filsuf-filsuf besar dan ilmuwan.
Kiat-kiat bagi para pemikir sekuensial abstrak adalah: (1) latih diri anda berpikir: ketika memecahkan masalah, ubah masalah anda menjadi situasi teoritis dan pecahkan dengan cara itu, (2) perbanyak rujukan anda dan pastikan anda mendapat semua fakta yang anda inginkan jika anda terlibat suatu proyek, (3) upayakan keteraturan, buatlah tabel-tabel, grafik langkah-langkah dan waktu yang diperlukan untuk setiap tugas anda, (4) analisislah orang-orang yang berhubungan dengan anda.

Acak Konkret
Pemikir acak konkret mempunyai sikap eksperimental yang diiringi dengan perilaku yang kurang terstruktur. Seperti pemikir sekuensial konkret, mereka berdasarkan pada fakta dan kenyataan, tetapi ingin melakukan pendekatan coba-coba (trial and error). Karenanya, mereka sering melakukan lompatan intuitif yang diperlukan untuk pemikiran kreatif yang sebenarnya. Mereka mempunyai dorogan kuat untuk menemukan alternatif dan mengerjakan segala sesuatu dengan cara mereka sendiri. Mereka lebih berorientasi pada proses daripada hasil; akibatnya, proyek-proyek sering tidak berjalan sesuai dengan yang mereka rencanakan karena eksplorasi dan kemungkinan-kemungkinan yang muncul selama proses.
Kiat-kiat bagi pemikir acak konkret antara lain: (1) percayalah bahwa melihat segala sesuatu lebih dari satu sudut pandang adalah hal yang baik. Temukan ide-ide alternatif dan eksplorasi semuanya, (2) Libatkan diri anda dengan proyek yang memerlukan pemecahan masalah, atau kerjakan tugas anda sendiri dengan memunculkan pertanyaan dan kemudian memecahkannnya, (3) tentukan deadline untuk setiap tugas anda dan kemudian usahakan untuk menyelesaikannya tepat waktu, (4) kalau anda merasa bosan, buatlah perubahan-perubahan kecil untuk tetap menajamkan pikiran anda, (5) carilah orang-orang yang menghargai pemikiran divergen untuk mendukung anda.

Acak Abstrak
Bagi para pemikir acak abstrak, realitas adalah dunia perasaan dan emosi. Mereka tertarik pada nuansa bahkan sebagian cenderung pada mistisisme. Pemikir acak abstrak menyerap ide-ide, informasi, dan kesan, kemudian mengaturnya dengan refleksi. Mereka mengingat dengan sangat baik jika informasi dipersonifikasikan. Mereka merasa dibatasi ketika berada di lingkungan yang sangat teratur sehingga biasanya tidak betah bekerja di bank atau sejenisnya.
Kiat-kiat bagi pemikir acak abstrak antara lain: (1) carilah rekan-rekan yang bisa bekerja sama dengan anda dan (2) ketahuilah betapa kuat emosi mempengaruhi konsentrasi anda, sehingga hindari orang-orang negatif, (3) ciptakan asosiasi visual dan verbal seperti metafora, cerita-cerita lucu, dan ungkapan kreatif untuk membantu anda mengingat, (4) bekerjalah dengan konsep yang besar, baru kemudian ke detail-detail yang ada, (5) berhati-hatilah untuk memberikan waktu yang cukup untuk menyelesaikan pekerjaan anda, (6) gunakan isyarat-isyarat visual, seperti menempel catatan di dinding kamar kerja, cermin, mobil atau di mana saja yang sering anda lihat. Warnai kalendar dan catatan anda.

Bagaimana meningkatkan kreativitas kita?
Dengan mengetahui kreativitas sebagai sifat hakiki kita sebagai manusia dan memahami bagaimana cara dan proses kita berpikir, kita akan mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam memecahkan masalah, mengambil keputusan maupun mengembangkan gagasan atau ide. Kreativitas dalam hal ini tidak terbatas pada pengembangan gagasan atau inspirasi ide, tetapi termasuk kreativitas dalam pengambilan keputusan maupun pemecahan masalah. Berikut ada sejumlah kiat-kiat untuk mengembangkan kreativitas kita:

Jadilah penjelajah pikiran
Salah satu ciri orang yang kreatif adalah selalu terbuka dengan gagasan atau kemungkinan baru. Namun terbuka dengan hal atau gagasan baru, berbeda dengan proses secara aktif mencari dan mengembangkan gagasan. Kreativitas berarti kita secara aktif mencari dan mengembangkan gagasan secara terus-menerus. Seperti halnya seorang penjelajah, seorang kreatif senantiasa berusaha mencari berbagai cara yang berbeda untuk mengerjakan sesuatu. Seorang penjelajah pikiran meyakini bahwa ada banyak kemungkinan, peluang, produk, jasa, teman, metoda dan gagasan yang menunggu untuk ditemukan. Banyak kemajuan yang signifikan di bidang seni, bisnis, pendidikan dan ilmu pengetahuan terjadi karena seseorang yang senantiasa menjelajahi alam pikiran dan mengeksplorasi hal-hal yang belum pernah dipikirkan oleh orang lain sebelumnya. Para penjelajah tidak takut dengan ketidaktahuan dan ketidakpastian. Mereka yakin bahwa kebahagiaan dan kesuksesan tidak datang dari mengikuti jejak orang lain, melainkan mencari dan mencari jalannya sendiri. Seperti yang dikatakan oleh Robert E. Peary penjelajah pertama yang mencapai Kutub Utara: In veniam viam aut faciam (I will find a way or make one – saya akan menemukan jalan atau membuat jalan baru).

Kembangkan pertanyaan
Bertanyalah tentang apa saja. Kata pertanyaan dalam bahasa Inggris question diambil dari bahasa Latin quarere (yang berarti mencari), sama halnya dengan kata quest (mencari). Kehidupan yang kreatif merupakan upaya mencari terus-menerus (continuing quest). Selalu bertanya merupakan keharusan untuk kita dapat bertumbuh dan berkembang. Jangan menganggap segala sesuatu sudah semestinya (take it for granted), senantiasa pertanyakan dan bertanyalah tentang apa pun yang anda lihat dan anda lakukan dalam kehidupan ini.

Kembangkan gagasan sebanyak -banyaknya
Seorang pemenang hadiah Nobel di bidang Kimia, Linus Pauling pernah mengatakan: ”the best way to get good ideas is to get a lot of ideas.” Cara terbaik untuk mendapat gagasan yang bagus adalah dengan mengumpulkan banyak sekali gagasan. Jika kita senantiasa membatasi dengan satu gagasan, satu jawaban, satu cara, dan satu kehidupan yang kita jalani, kita tidak akan pernah memperoleh hal-hal terbaik yang dapat diberikan oleh kehidupan ini kepada kita. Latihlah pikiran anda untuk senantiasa mencari banyak solusi atau alternatif. Kembangkan kreativitas dan imajinasi anda senantiasa. Jika kita hanya memiliki satu cara atau satu jawaban atas masalah kita, maka kita harus ingat bahwa banyak sekali pilihan dan alternatif untuk masalah tersebut, siapa tahu justru alternatif kedua, ketiga dan seterusnya justru yang merupakan jawaban atau solusi terbaik. Terbukalah terhadap alternatif dengan cara membuka pikiran kita.

Langgar peraturan dan hancurkan kebiasaan lama
Menjadi kreatif seringkali berarti melanggar aturan atau pola-pola lama yang sudah ada, dan mengembangkan cara-cara baru dalam melakukan sesuatu. Jika kita tidak memperoleh hasil yang baik seperti yang kita inginkan, baik itu dalam hal hubungan, pekerjaaan, maupun bisnis, cobalah untuk melakukan hal yang berbeda. Bagaimana anda mengharapkan hasil atau keadaan yang berbeda dengan apa yang anda miliki sekarang, jika anda tetap melakukan hal yang sama. Jika anda menginginkan hasil yang berbeda, lakukan hal yang berbeda. Keluarlah dari zona kenyamanan (comfort zone) anda dan lakukan sesuatu dengan hidup anda.
Saya dulunya adalah orang yang tidurnya selalu larut malam di atas jam 12 malam dan bangun kesiangan di atas jam 7 pagi. Namun dua tahun yang lalu saya berketetapan untuk mengubah kebiasaan ini. Saya tidur sekitar jam 9-10 malam dan jam 2-3 pagi saya bangun untuk melakukan meditasi dan saat teduh, kemudian menulis. Sehingga saat ini saya adalah salah satu penulis yang produktif dan buku-buku kami adalah buku best selling.

Gunakan imajinasi
Imajinasi kita tidak dibatasi oleh batasan dunia nyata kita. Imajinasi kita tidak mengenal batas dan apa pun yang ditangkap oleh pikiran kita dan kita yakini, akan dapat mewujud menjadi realitas. Imajinasi kreatif kita membantu kita untuk mengeksplorasi pilihan-pilihan atau opsi yang berbeda dan melihat banyak sekali skenario dan peluang hasilnya. Berikut adalah cara menggunakan imajinasi kita untuk mengembangkan gagasan inovatif.
Bayangkan bagaimana orang lain melakukannya. Pilihlah teladan bagi anda, misalnya anda adalah seorang musisi, maka bayangkan apa yang akan dilakukan oleh John Lennon ketika akan menciptakan lagu masterpiece-nya. Atau bagaimana misalnya seorang CEO sekaliber Jack Welch menyelesaikan masalah yang anda hadapi. Anda bisa mengetahui perilaku dan cara berpikir tokoh-tokoh ini melalui biografi atau buku-buku yang mereka tulis. Salah satu buku yang menarik yang sedang saya baca adalah Lessons from the Top: the 50 most successful business leader, karangan Thomas J. Neff dan James M. Citrin. Buku seperti ini dapat memberi inspirasi dan mengembangkan imajinasi kita, tentang bagaimana para CEO atau pemimpin perusahaan yang terkemukan menangani masalah dan membawa perusahaannya ke tingkat kemajuan yang berarti.
Hal berikutnya yang dapat kita lakukan adalah dengan membayangkan kita berbicara dan memperoleh nasihat dari mereka. Teknik ini menjadi sangat terkenal di tahun 1996, ketika wartawan Bob Woodward melaporkan bahwa Ibu negara Amerika ketika itu, Hillary Clinton memanggil arwah mantan ibu negara Eleanor Roosevelt. Padahal sebenarnya Hillary Clinton sedang mempraktekan teknik imajinasi dengan dipandu oleh akademisi dan penulis buku terkenal Jean Houston di Camp David. Teknik ini sederhana, caranya adalah dengan membayangkan diri kita sedang ”melakukan dialog dan diskusi” secara nyata dengan seseorang yang kita kagumi dan hormati, serta kita mendengarkan nasihat mereka atas setiap persoalan dan masalah yang kita hadapi.

Isilah sumber inspirasi anda
Mengisi sumber inspirasi berarti mengembangkan diri kita untuk lebih waspada, menyeimbangkan kehidupan kita. Karena seperti kata pepatah Zen: ”The bow kept forever taut will break.” Busur panah yang terus menerus ditarik, lama-lama akan patah. Peliharalah keseimbangan antara kerja dan relaks, antara kantor dan keluarga, antara dunia dan akhirat. Banyak sekali mereka yang berhasil dalam bidang kehidupan, menemukan jalan kesuksesan (breakthrough) setelah menarik diri, melakukan kontemplasi dan perenungan.
John Kehoe, penulis buku Mind Power mengatakan bahwa ”when you are idle your conscious mind, your subconscious mind (creative mind) advances full steam ahead.” Jika anda mengosongkan pikiran anda, maka kreativitas anda akan maju ke depan.
Inilah yang menjadi pesan utama kami dalam mengembangkan manajemen diri, yaitu membiasakan diri untuk melakukan relaksasi dan meditasi, sehingga kita dapat mencapai kesadaran yang lebih tinggi dan memasuki alam kreativitas yang membawa kita pada jalan kesuksesan. Bahkan banyak sekali para ahli mind power meramalkan bahwa abad ke-21 akan menjadi abad kebangkitan berpikir (the Renaissance), jika banyak orang mempraktekan kehidupan yang meditatif dan mengembangkan kreativitas melalui pendayagunaan kekuatan bawah sadarnya.n

sumber: http://www.sinarharapan.co.id/ekonomi/mandiri/2002/05/1/man01.html

Ciri manusia kreatif

Manusia biasa biasanya memiliki kecendrungan ke arah tertentu sementara sebuah pribadi kreatif terdiri dari sifat-sifat berlawanan yang terus menerus bertarung. Tetapi disisi lain juga hidup berdampingan dalam satu tubuh. Lalu apa saja sifat kontradiktif yang dimaksud?


Selama 30 Tahun, seorang pakar kreativitas yang bernama Mihaly Csikszentmihalyi meneliti kehidupan orang orang yang kreatif. Menurutnya, banyak kesalah pahaman terjadi di masyarakat dalam memandang orang orang yang kreatif ini disebabkan karena kepribadian yang lebih kompleks dari orang orang kreatif dibandingkan orang lain. Sifat kontradiktif yang terjadi adalah

Memiliki Tingkat Energi Tinggi tetapi butuh Waktu lama untuk Beristirahat

Banyak orang kreatif yang tahan berkonsentrasi berjam-jam tanpa merasa lelah, jenuh, lapar, haus atau juga gatal badan karena tidak mandi. Tapi begitu selesai, mereka butuh waktu berhari hari untuk me-reload energi.
Dalam hal ini, mereka akan terlihat seperti orang termalas se-dunia.

Cerdas, Tetapi kadang Berfikir seperti orang Bodoh

Tidak dipungkiri kalau orang-orang kreatif memiliki kecerdasan yang layak diacungi jempol, di sisi lain mereka berani berpikir seperti orang bodoh dalam memandang persoalan. daripada stagnant dengan satu penyelesaian yang secara umum dianggap benar, mereka berpikir divergen dalam mencari pemecahan yang artinya mencari sebanyak mungkin dan seberagam mungkin ide yang terpikir, tak peduli betapa bodoh kedengarannya.

Playfull, Tetapi disiplin dan Tekun

Tidak seperti dewasa lainnya yang melihat dunia dengan kacamata super-serius, orang-orang kreatif justru sebaliknya. Mereka memandang bidang mereka layaknya taman ria. Mereka selalu antusias dalam mereka melakukan pekerjaan hingga terkesan seperti sedang bermain-main, padahal sebenarnya mereka juga bekerja keras mewujudkan ‘mainannya’.

selalu penuh imajinasi dan fantasi, tapi mereka juga tak lupa untuk tetap kembali ke realitas

Mereka mampu menelurkan ide-ide gila yang belum pernah tercetus oleh milyaran manusia lain, tapi yang membuat mereka bukan sekedar pemimpi di siang bolong adalah usaha mereka untuk menjembatani dunia khayalan mereka dengan kenyataan sehingga orang lain bisa ikut mengerti dan menikmatinya.

cenderung bersifat introvert juga ekstrovert

Pada kebanyakan orang lain, biasanya ada satu sifat yang cenderung lebih mendominasi perilakunya sehari-hari, tapi kedua sifat itu tampaknya muncul dalam porsi yang setara pada orang-orang kreatif. Mereka sangat menikmati baik pergaulan dengan orang lain (terutama dengan orang-orang kreatif lain yang sehobi) maupun kesendirian total ketika mengerjakan sesuatu.

rendah hati, namun juga bangga akan pencapaiannya

Mereka sadar bahwa ide-ide mereka tidak muncul begitu saja, melainkan hasil olahan inspirasi dan pengetahuan yang diperoleh dari lingkungan dan tokoh-tokoh kreatif yang menjadi panutan mereka. Mereka juga terfokus pada rencana masa depan atau pekerjaan saat ini sehingga prestasi di masa lalu tidak sebegitu berartinya bagi mereka
.
Orang-orang kreatif adalah androgini; Mereka mendobrak batas-batas yang kaku dari stereotipe gender mereka

Laki-laki yang kreatif biasanya lebih sensitif dan kurang agresif dibanding laki-laki lain yang tidak begitu kreatif, sementara perempuan yang kreatif juga lebih dominan dan ‘keras’ dibanding perempuan pada umumnya.

Orang-orang kreatif adalah pemberontak, tapi pada saat yang sama mereka tetap menghargai tradisi lama

Tentu sulit menyematkan nilai kreativitas pada sebuah teori atau karya yang tidak mengandung sesuatu yang baru, tapi orang-orang kreatif tidak ingin membuat sesuatu yang sekedar berbeda dari yang sudah ada; Ada unsur ‘perbaikan’ atau ‘peningkatan’ yang harus dipenuhi, dan itu hanya bisa dilakukan setelah orang-orang kreatif cukup memahami aturan-aturan dasarnya untuk bisa menerabasnya.

Bersemangat mendalami pekerjaannya, tapi mereka juga bisa sangat obyektif menilai hasilnya

Tanpa hasrat yang menggebu-gebu, mereka mungkin sudah menyerah sebelum sempat mewujudkan ide kreatif mereka yang sulit dinyatakan, tapi mereka juga tidak dapat menghasilkan sesuatu yang benar-benar hebat tanpa kemampuan untuk mengkritik diri dan karya sendiri habis-habisan.
Orang-orang kreatif pada umumnya lebih terbuka terhadap hal-hal baru dan sensitif pada lingkungan.

Sifat ini menyenangkan mereka (karena mendukung proses kreatif), tapi juga membuat mereka sering gelisah -bahkan menderita

Sesuatu yang tidak beres di sekitar mereka, kritik dan cemooh terhadap hasil karya, atau pencapaian yang tidak dihargai sebagaimana mestinya, hal-hal ini mengganggu orang kreatif lebih dari orang biasa.

Apakah anda termasuk orang yang kreatif?

sumber: http://mybrigaspad.blogspot.com/2009/01/ciri-manusia-kreatif.html

Lakukan Tindakan yang Berbeda untuk Hasil yang Berbeda

Suatu saat saya mengamati tingkah seekor lalat yang sedang berjuang ingin keluar dari jendela ruang tamu. Tubuhnya berkali-kali membentur dinding kaca. Hal tersebut dilakukannya berulang-ulang, dengan cara yang sama. Padahal, bila lalat tersebut bergeser sedikit saja ke kanan dan melakukan hal yang berbeda, dia akan bisa keluar melalui jendela lain yang terbuka lebar. Tingkah si lalat mengingatkan saya pada definisi ketidakwarasan, yaitu “melakukan hal yang sama terus menerus, tetapi berharap untuk mendapatkan hasil yang berbeda”.


Seberapa sering kita bereaksi secara berlebihan dengan marah-marah, meributkan masalah sepele, atau memberikan respons yang membuat kesal orang-orang yang kita cintai? Dan akhirnya kita sendiri jadi kesal karena mendapatkan respons tidak menyenangkan dari mereka? Kalau hal itu sudah menjadi kebiasaan, tanpa sadar kita akan selalu mengulangi kesalahan yang sama tetapi mengharapkan hasil yang berbeda – persis seperti cerita lalat diatas.

Coba kita pikir bersama. Jika kita melakukan pekerjaan A, kita pasti akan mendapatkan hasil A. Tetapi, ada banyak orang yang melakukan tindakan A dan berharap mendapatkan hasil B. Aneh bukan? Hanya Si Untung di dunia donal bebek yang bisa melakukannya. Dimana pun di dunia nyata, jika kita melakukan tindakan A, hasilnya pasti A. Jika ingin mendapatkan hasil B, yang harus kita lakukan adalah mengubah tindakan kita dari A menjadi B. Berikut ada sedikit contoh :

Linda seorang wanita yang sangat cerdas dan menarik. Ia juga bisa menempatkan rasa humornya pada waktu yang tepat. Kehidupannya terlihat lancar. Ia cantik, sehat, dan kariernya menanjak. Ia punya optimisme yang tinggi, penyayang, perhatian pada pasangannya, dan masih banyak lagi. Siapapun pasti nyaman jika bertemu dan berbicara dengannya. Lalu tiba-tiba saja terdengar kabar ia putus hubungan dengan kekasihnya kenapa?

Masalah sebenarnya sepele. Linda sering marah ketika pacarnya menyebut-nyebut nama mantan ceweknya, atau bercerita tentang rekan wanitanya di kantor, atau mengutarakan keinginannya untuk pergi menjelajah alam bebas sendirian, dll. Ia sudah berkali-kali membuat para pacarnya kabur karena sikapnya itu – pacarnya yang terakhir adalah yang kesepuluh.

Kekeliruan Linda adalah ia ingin mendapatkan hasil yang berbeda dengan cara yang sama. Ia mengatakan bahwa sebenarnya dirinya merindukan sosok pria yang tak kan membuatnya cemburu. Ia mempunyai pemahaman dan keyakinan bahwa jika bereaksi dramatis, pacarnya takkan berani bertindak macam-macam. Tapi, walau tahu cara itu tidak efektif, ia tetap melakukannya. Padahal permasalahan utamanya bukan terletak pada pacar-pacarnya, melainkan pada pola komunikasi nya dengan mereka.

Syukurlah sekarang Linda sudah berubah. Selain bisa menyesuaikan dan mengubah responsnya, ia kini mampu menertawakan reaksi konyolnya sendiri. Saat ini ia sedang menjalin hubungan dengan pacarnya yang kesebelas, dan tanggal pernikahan mereka akan segera ditentukan.

Sering kali dengan tingkatan kadar yang berbeda, kita semua bisa mengalami hal yang sama, yaitu melakukan tindakan yang sama berulang-ulang dengan mengharapkan hasil yang berbeda. Mulai saat ini cobalah membuang kebiasaan jelek itu sebelum keadaan menjadi buruk. Dengan melakukannya, hubungan Anda akan menjadi jauh lebih baik dan rasa frustasi Anda akan jauh berkurang.

Let’s Be a Good Impact Today.
sumber : http://impact.web.id/?p=361

7 Cara Berpikir Lebih Kreatif

KapanLagi.com - Tidak semua orang terlahir kreatif secara alami. Tapi jangan khawatir, kreativitas itu dapat dibentuk dan diasah. Ikuti petunjuk berikut ini.


Langkah pertama yang paling penting adalah meyakini kalau Anda kreatif! Katakan pada diri sendiri kalau Anda bisa menciptakan gagasan baru. Berikan waktu pada diri Anda untuk mengeksplore pikiran untuk menemukan kemungkinan yang baru.
Tuliskan secara detail masalah yang ingin Anda pecahkan. Ini bisa jadi titik awal dalam mencapai tujuan.
Siapkan kertas dan beri waktu pada diri sendiri selama setengah jam untuk menuliskan semua gagasan serta solusi dari masalah yang sedang dihadapi. memberikan kesempatan pada Anda untuk menemukan hal-hal baru. Tuliskan semuanya, tak peduli betapa pun bodohnya gagasan yang Anda temukan itu.
Setelah selesai, lihat kembali daftar dan perkecil jadi 10 besar dari yang paling penting dan menguntungkan. 10 daftar ini merupakan gagasan yang dapat Anda wujudkan. Tindakan merupakan kata pentingnya di sini. Gagasan hanya berupa gagasan sebelum Anda berusaha mewujudkannya.
Dengan 10 daftar gagasan terbaik ini, tanyakan pertanyaan: "Bagaimana jika mengimplementasikan solusi ini, apakah akan menyelesaikan masalahnya? Apa solusi ini akan memberi keuntungan pada yang lainnya?'
Dari latihan ini, Anda akan belajar mengidentifikasi solusi yang memberikan keuntungan paling banyak. Saring semua gagasan jadi 1 atau 2 gagasan yang memberikan paling banyak keuntungan.
Sekali lagi, hanya TINDAKAN yang membuat pikiran kreatif Anda berguna. Jadi mulai lah mewujudkannya.

Hal paling penting yang dapat Anda lakukan dalam mencoba jadi kreatif adalah yakin pada kemampuan Anda sendiri. Tetap lah berpikiran positif dan terus menerus mengatakan pada diri sendiri 'Aku bisa melakukannya!'

sumber : http://www.kapanlagi.com/a/7-cara-berpikir-lebih-kreatif.html